Hari berganti dan tiba-tiba dadaku mulai sesak, aq merindukannya.. Sangat.. Dia ada di hadapanku sangat dekat tapi rasanya begitu jauh tak bisa kugapai..
Aku meliahatnya berbaju biru, selamat pagi biru, apa harimu baik?
Aku rindu, aku rindu bercanda bersamanya, aku rindu saat-saat berjalan dengannya, aku rindu dia bermanja padaku, aku rindu so taunya dia, aku rindu keras kepalanya dia, aku rindu melihat senyumnya padaku, hanya untuku, aku rindu semua hal yang ada padanya, rindu saat dia tertawa.. ya tawanya dia yang jarang dia perlihatkan.
Dadaku semakin sesak pagi ini seperti terhimpit tembok besar yang terus begerak bergeser menekan jantungku.. Sesak sekali dan semakin sesak.. dan tanpa sadar air matakupun terjatuh tanpa kusadari, menetes tak dapat aku tahan lagi,, di keramaian orang-orang diruangan kerjaku aku mencoba menghindar menyembunyikan tetesan air mataku yang mengalir, rasa rindu yang tak tertahan lagi.. Sayang aku merindukanmu sangat.. Merindukan setiap detai dirimu, dan entah sampai kapan aku akan merasakan ini begitu dalam... Tuhan apa yang harus aku lakukan?
Miss u..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar